Kamis, 11 Juli 2019
Dandim 0731/Kulon Progo Tinjau Lokasi TMMD
Kulon Progo, (11/07/19). Komandan Kodim 0731/Kulon Progo Letkol Inf Dodit Susanto A, Md. melaksanakan peninjauan lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap II tahun 2019, di Dusun Teganing I, Desa Hargotirto, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo.
Peninjauan dilaksanakan bersama Wakil Bupati Kulon Progo (Drs. H. Sutedjo), Kapolres Kulon Progo (AKBP Anggara Nasution, SH. SIK. MM.), Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kulon Progo (Lajiyo Yok Mulyono), Danyon Brimobda DIY Sentolo diwakili Kompol Karyoto, Kasi Lambangja Sat Radar 215/Congot (Kapten Lek Bambang Suryo), Ketua Pengadilan Agama Kulon Progo (Nasrul, SH.), Kapos AL Karangwuni (Peltu Mar Agus Sumaryanto), Ketua BPPD Kabupaten Kulon Progo (Drs. Ariyadi).
Untuk menuju lokasi TMMD rombongan dibonceng dengan sepeda motor Babinsa Kodim 0731/Kulon Progo. Disela-sela peninjauan Dandim 0731/Kulon Progo dan Wabup Kulon Progo, meminta kepada warga masyarakat sekitar lokasi untuk membantu secara maksimal pelaksanaan TMMD, baik dalam pengerjaan sasaran fisik maupun non fisik. Pada kesempatan ini dilaksanakan pegecoran jalan secara simbolis oleh Wabup, Dandim dan Kapolres Kulon Progo, dilanjutkan oleh Unsur Forkopimda Kabupaten Kulon Progo. (Pendim 0731/KP).redharakyatdjogja
Peninjauan dilaksanakan bersama Wakil Bupati Kulon Progo (Drs. H. Sutedjo), Kapolres Kulon Progo (AKBP Anggara Nasution, SH. SIK. MM.), Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kulon Progo (Lajiyo Yok Mulyono), Danyon Brimobda DIY Sentolo diwakili Kompol Karyoto, Kasi Lambangja Sat Radar 215/Congot (Kapten Lek Bambang Suryo), Ketua Pengadilan Agama Kulon Progo (Nasrul, SH.), Kapos AL Karangwuni (Peltu Mar Agus Sumaryanto), Ketua BPPD Kabupaten Kulon Progo (Drs. Ariyadi).
Untuk menuju lokasi TMMD rombongan dibonceng dengan sepeda motor Babinsa Kodim 0731/Kulon Progo. Disela-sela peninjauan Dandim 0731/Kulon Progo dan Wabup Kulon Progo, meminta kepada warga masyarakat sekitar lokasi untuk membantu secara maksimal pelaksanaan TMMD, baik dalam pengerjaan sasaran fisik maupun non fisik. Pada kesempatan ini dilaksanakan pegecoran jalan secara simbolis oleh Wabup, Dandim dan Kapolres Kulon Progo, dilanjutkan oleh Unsur Forkopimda Kabupaten Kulon Progo. (Pendim 0731/KP).redharakyatdjogja
TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim 0731/Kulon Progo Resmi Dibuka
Kulon Progo, (11/07/19). Wakil Bupati Kulon Progo (Drs. H. Sutedjo), bertindak sebagai Inspektur Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II tahun 2019 Kodim 0731/Kulon Progo, yang dilaksanakan di Lapangan SMP Negeri 2 Kokap, Desa Hargotirto, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut : Letkol Inf Dodit Susanto, A.Md. (Dandim 0731/Kulon Progo), AKBP Anggara Nasution, SH. SIK. MM. (Kapolres Kulon Progo), Lajiyo Yok Mulyono (Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kulon Progo), Danyon Brimobda DIY Sentolo diwakili Kompol Karyoto, Kapten Lek Bambang Suryo (Kasi Lambangja Sat Radar 215/Congot), Seluruh Perwira Kodim 0731/Kulon Progo, Nasrul, SH. (Ketua Pengadilan Agama Wates, Kulon Progo), Peltu Mar Agus Sumaryanto (Kapos AL Karangwuni), Drs. Ariyadi (Ketua BPPD Kabupaten Kulon Progo), Drs. Warsidi (Camat Kokap), Pengurus Persit Kartika Cabang XXXII Kodim 0731/Kulon Progo, Bhayangkari Polsek Kokap, anggota Veteran dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Kokap.
Kapten Inf Triyono (Pasiter Kodim 0731/Kulon Progo) dalam laporannya antara lain menyebutkan bahwa TMMD Sengkuyung Tahap II di Hargotirto,dengan sasaran fisik berupa corblok jalan dan pembuatan talud. Sasaran non fisik dengan memberikan bimbingan, penerangan dan penyuluhan kepada masyarakat dalam bidang : Pembinaan Mental dan Agama, Penyuluhan Kesehatan, Penyuluhan KB, Penyuluhan Penanggulangan Bencana dan Wawasan Kebangsaan
Pelaksanaan kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2019 selama 30 hari mulai tanggal 10 Juli s.d 08 Agustus 2019.
Dalam amanatnya Wabup Kulon Progo menyampaikan bahwa TMMD Sengkuyung Tahap II tahun 2019 dibuka hari ini dimasing-masing wilayah Kabupaten/Kota, dengan tema Bersama TMMD Membangun Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat. Program TMMD merupakan program lintas sektoral yang dilaksanakan secara terpadu antara TNI, Pemda, Swasta bersama masyarakat, dalam rangka percepatan pembangunan di desa terpencil, terisolisir yang tujuanya sangat mulia yaitu mensejahterakan masyarakat. TNI bersama Pemda serta elemen masyarakat begotong royong mendukung program Pemerintah dalam percepatan pembangunan serta memantapkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Dalam Upacara Pembukaan TMMD tersebut dilaksanakan penandatanganan dan penyerahan Program TMMD antara Bupati Kulon Progo dengan Komandan Kodim 0731/Kulon Progo selaku Dansatgas TMMD, dilanjutlan penyerahan alat kerja secara simbolis dari Inspektur Upacara kepada perwakilan dan pemukulan kentongan sebagai tanda resmi dibukanya TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2019 Kodim 0731/Kulon Progo oleh Wabup Kulon Progo didampingi Unsur Forkompimda Kabupaten Kulon Progo. (Pendim 0731/KP).redharakyatdjogja
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut : Letkol Inf Dodit Susanto, A.Md. (Dandim 0731/Kulon Progo), AKBP Anggara Nasution, SH. SIK. MM. (Kapolres Kulon Progo), Lajiyo Yok Mulyono (Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kulon Progo), Danyon Brimobda DIY Sentolo diwakili Kompol Karyoto, Kapten Lek Bambang Suryo (Kasi Lambangja Sat Radar 215/Congot), Seluruh Perwira Kodim 0731/Kulon Progo, Nasrul, SH. (Ketua Pengadilan Agama Wates, Kulon Progo), Peltu Mar Agus Sumaryanto (Kapos AL Karangwuni), Drs. Ariyadi (Ketua BPPD Kabupaten Kulon Progo), Drs. Warsidi (Camat Kokap), Pengurus Persit Kartika Cabang XXXII Kodim 0731/Kulon Progo, Bhayangkari Polsek Kokap, anggota Veteran dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Kokap.
Kapten Inf Triyono (Pasiter Kodim 0731/Kulon Progo) dalam laporannya antara lain menyebutkan bahwa TMMD Sengkuyung Tahap II di Hargotirto,dengan sasaran fisik berupa corblok jalan dan pembuatan talud. Sasaran non fisik dengan memberikan bimbingan, penerangan dan penyuluhan kepada masyarakat dalam bidang : Pembinaan Mental dan Agama, Penyuluhan Kesehatan, Penyuluhan KB, Penyuluhan Penanggulangan Bencana dan Wawasan Kebangsaan
Pelaksanaan kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2019 selama 30 hari mulai tanggal 10 Juli s.d 08 Agustus 2019.
Dalam amanatnya Wabup Kulon Progo menyampaikan bahwa TMMD Sengkuyung Tahap II tahun 2019 dibuka hari ini dimasing-masing wilayah Kabupaten/Kota, dengan tema Bersama TMMD Membangun Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat. Program TMMD merupakan program lintas sektoral yang dilaksanakan secara terpadu antara TNI, Pemda, Swasta bersama masyarakat, dalam rangka percepatan pembangunan di desa terpencil, terisolisir yang tujuanya sangat mulia yaitu mensejahterakan masyarakat. TNI bersama Pemda serta elemen masyarakat begotong royong mendukung program Pemerintah dalam percepatan pembangunan serta memantapkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Dalam Upacara Pembukaan TMMD tersebut dilaksanakan penandatanganan dan penyerahan Program TMMD antara Bupati Kulon Progo dengan Komandan Kodim 0731/Kulon Progo selaku Dansatgas TMMD, dilanjutlan penyerahan alat kerja secara simbolis dari Inspektur Upacara kepada perwakilan dan pemukulan kentongan sebagai tanda resmi dibukanya TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2019 Kodim 0731/Kulon Progo oleh Wabup Kulon Progo didampingi Unsur Forkompimda Kabupaten Kulon Progo. (Pendim 0731/KP).redharakyatdjogja
Rapat Pembentukan PHBN Desa Temon Kulon Progo
Kulon Progo. Serma Marjana, Babinsa Temon Kulon, Kodim Kulon Progo, pada hari Sabtu, 06 Juli 2019, pukul 19.30 WIB sampai selesai, mengikuti Rapat Pembentukan Panitia Hari Besar Nasional (PHBN) Desa Temon Kulon, Kecamatan Temon, yang dilangsungkan di Aula Balai Desa Temon Kulon.
Panitia PHBN Desa Temon Kulon tersebut akan diberi tugas oleh Pemerintah Desa Temon Kulon untuk : merencanakan, menyusun dan menyelenggarakan berbagai kegiatan perlombaan dan kesenian yang akan dilaksanakan di Desa Temon Kulon, dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-74 Tahun 2019.
Rapat dihadiri oleh Kepala Desa Temon Kulon beserta dan Perangkat Desa Temon Kulon, Dukuh se-Desa, Ketua RT / RW dan Ketua Karang Taruna se-Desa Temon Kulon, Kecamatan Temon. (Pendim 0731/KP).redharakyatdjogja
Panitia PHBN Desa Temon Kulon tersebut akan diberi tugas oleh Pemerintah Desa Temon Kulon untuk : merencanakan, menyusun dan menyelenggarakan berbagai kegiatan perlombaan dan kesenian yang akan dilaksanakan di Desa Temon Kulon, dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-74 Tahun 2019.
Rapat dihadiri oleh Kepala Desa Temon Kulon beserta dan Perangkat Desa Temon Kulon, Dukuh se-Desa, Ketua RT / RW dan Ketua Karang Taruna se-Desa Temon Kulon, Kecamatan Temon. (Pendim 0731/KP).redharakyatdjogja
Menoreh Night Festival 2019
Kulon Progo. Kapten Inf Nurhadi Wijaya, Danramil Girimulyo, Kodim Kulon Progo, pada hari Sabtu, 06 Juli 2019, pukul 18.30-23.00 WIB, menghadiri acara Menoreh Night Fesival 2019, yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Propinsi DIY, berlangsung di Area Wisata Goa Kiskendo, Dusun Sokomoyo, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo.
Menoreh Night Festival 2019 menampilkan Grup Band Bulan Jingga, Pentas Kesenian Lengger Tapeng, Perform dari Grup Musik Omah Cangkem, Perform Didi Nini Thowok, Kolaborasi Didi Nini Thowok dengan Omah Cangkem dan Sendratari Sugriwo-Subali.
Pengamanan melibatkan personel dari Koramil Girimulyo, Polsek Girimulyo dan Linmas Desa Jatimulyo. Rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan berakhir dalam keadaan aman. (Pendim 0731/KP).redharakyatdjogja
Menoreh Night Festival 2019 menampilkan Grup Band Bulan Jingga, Pentas Kesenian Lengger Tapeng, Perform dari Grup Musik Omah Cangkem, Perform Didi Nini Thowok, Kolaborasi Didi Nini Thowok dengan Omah Cangkem dan Sendratari Sugriwo-Subali.
Pengamanan melibatkan personel dari Koramil Girimulyo, Polsek Girimulyo dan Linmas Desa Jatimulyo. Rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan berakhir dalam keadaan aman. (Pendim 0731/KP).redharakyatdjogja
Selasa, 02 Juli 2019
Pembinaan Generasi Muda Millenial Kabupaten Kulon Progo
Kulon Progo. Bertempat di Aula Adikarta Kantor Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, ratusan siswa SMA, SMK dan Karang Taruna mengikuti sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Wasbang), yang dilaksanakan pada hari Selasa, 25 Juni 2019, dengan tema Peran Generasi Millenial Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Tengah Ancaman Globalisasi.
Maruto, S.IP.(Kasi Kesbangpol Kabupaten Kulon Progo), selaku penyelenggara mengatakan bahwa tujuan yang ingin dicapai dari sosialisasi Wasbang adalah untuk meningkatkan pemahaman dan penguatan serta implementasi nilai-nilai Pancasila pada generasi milenial dan untuk meningkatkan pemahaman dan semangat bela negara.
Pada kesempatan ini Kolonel Czi Dedi Rusdianto, SE., M.M. (Kepala Kanwil Kemenhan DIY) memberi materi tentang Mempertahankan NKRI Melalui Bela Negara. Surono dari Peneliti Pusat Study Pancasila UGM Yogyakarta memberi materi tentang Peran Generasi Muda Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Pada Era Globalisasi dan Letkol Inf Dodit Susanto, A.Md. (Dandim 0731/Kulon Progo) menyampaikan materi tentang Peran Generasi Millenial Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Tengah Ancaman Globalisasi
Generasi millenial harus mempunyai benteng yang kokoh, dalam mewaspadai berbagai informasi pengetahuan dan konten yang dapat merubah pola pikir, mental, kepribadian dan moral berbangsa. Semangat bela negara harus diaktualisasikan oleh generasi millenial sesuai dengan kapasitas, profesi dan kemampuan masing-masing. (Pendim 0731/KP).redharakyatdjogja
Maruto, S.IP.(Kasi Kesbangpol Kabupaten Kulon Progo), selaku penyelenggara mengatakan bahwa tujuan yang ingin dicapai dari sosialisasi Wasbang adalah untuk meningkatkan pemahaman dan penguatan serta implementasi nilai-nilai Pancasila pada generasi milenial dan untuk meningkatkan pemahaman dan semangat bela negara.
Pada kesempatan ini Kolonel Czi Dedi Rusdianto, SE., M.M. (Kepala Kanwil Kemenhan DIY) memberi materi tentang Mempertahankan NKRI Melalui Bela Negara. Surono dari Peneliti Pusat Study Pancasila UGM Yogyakarta memberi materi tentang Peran Generasi Muda Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Pada Era Globalisasi dan Letkol Inf Dodit Susanto, A.Md. (Dandim 0731/Kulon Progo) menyampaikan materi tentang Peran Generasi Millenial Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Tengah Ancaman Globalisasi
Generasi millenial harus mempunyai benteng yang kokoh, dalam mewaspadai berbagai informasi pengetahuan dan konten yang dapat merubah pola pikir, mental, kepribadian dan moral berbangsa. Semangat bela negara harus diaktualisasikan oleh generasi millenial sesuai dengan kapasitas, profesi dan kemampuan masing-masing. (Pendim 0731/KP).redharakyatdjogja
Latihan Menembak Prajurit Kodim 0731/Kulon Progo.
Kulon Progo. Selasa (25/06/2019), prajurit Kodim 0731/Kulon Progo, berkumpul di lapangan tembak Sentolo, untuk melaksanakan latihan menembak senjata ringan materi senapan SS 1 dan pistol, dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak.
Bertindak sebagai pimpinan latihan adalah Komandan Kodim 0731/Kulon Progo (Letkol Inf Dodit Susanto, A.Md), Komandan Latihan Kapten Inf Wiyono (Danramil Sentolo), Wadan Latihan Kapten Inf Supardi (Danramil Panjatan), Tim Wasev Kapten Arm Irwan dan didukung oleh petugas pendukung lainnya.
Peserta latihan adalah personel militer Kodim 0731/Kulon Progo. Setiap prajurit menembak senapan dengan 13 butir munisi (3 butir koreksi dan 10 penilaian) jarak 100 meter dengan sikap tiarap.
Untuk materi pistol dilaksanakan oleh prajurit pemegang pistol organik dengan 13 butir peluru (3 butir koreksi dan 10 butir penilaian).
Giat latbak jatri merupakan program latihan triwulan dari satuan atas, guna memelihara kemampuan menembak para prajurit yang merupakan salah satu kemampuan dasar seorang prajurit.redharakyatdjogja
Bertindak sebagai pimpinan latihan adalah Komandan Kodim 0731/Kulon Progo (Letkol Inf Dodit Susanto, A.Md), Komandan Latihan Kapten Inf Wiyono (Danramil Sentolo), Wadan Latihan Kapten Inf Supardi (Danramil Panjatan), Tim Wasev Kapten Arm Irwan dan didukung oleh petugas pendukung lainnya.
Peserta latihan adalah personel militer Kodim 0731/Kulon Progo. Setiap prajurit menembak senapan dengan 13 butir munisi (3 butir koreksi dan 10 penilaian) jarak 100 meter dengan sikap tiarap.
Untuk materi pistol dilaksanakan oleh prajurit pemegang pistol organik dengan 13 butir peluru (3 butir koreksi dan 10 butir penilaian).
Giat latbak jatri merupakan program latihan triwulan dari satuan atas, guna memelihara kemampuan menembak para prajurit yang merupakan salah satu kemampuan dasar seorang prajurit.redharakyatdjogja
Jajaran TNI Yogyakarta Terima kunjungan Siswa Lemhanas RI Angkatan LIX Tahun 2019
Korem 072/Pamungkas, Lanud Adisutjipto dan Lanal Yogyakarta menerima kunjungan Studi Strategi Dalam Negeri (SSDN) Program Dikreg Angkatan LIX TA. 2019 Lemhanas RI yang berlangsung di Aula Serba Guna Korem 072/Pamungkas, Selasa (2/7/2019).
Kegiatan tersebut diawali sambutan Gubernur Lemhanas RI yang dibacakan oleh Mayjen TNI Sonhadji, S.I.P., M.M. selaku Tenaga Pengkaji Bidang Geostrategi dan Tannas Lemhanas RI yang juga sebagai pimpinan rombongan.
Dalam sambutannya Gubernur Lemhanas RI menyampaikan Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Dikreg Angkatan LIX Th. 2019 Lemhanas RI merupakan salah satu program kegiatan yang dirancang untuk memberikan kesempatan kepada para peserta guna mempelajari, memahami dan mengkaji potensi serta berbagai permasalahan yang dihadapi daerah dari aspek kesejahteraan dan keamanan. Dengan harapan dapat mengetahui pembangunan nasional dan ketahanan nasional serta permasalahan-permasalahan yang dihadapi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Para Peserta Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LIX Lemhanas diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran tentang bagaimana memahami dan menyikapi situasi dan kondisi serta dinamika kehidupan masyarakat yang akhir-akhir ini berubah dengan cepat, serta dapat memberikan solusi penanganan sampai ke akar permasalahan.
Diharapkan melalui program SSDN ini peserta PPRA LIX Lemhanas ini dapat memperoleh gambaran tentang kondisi wilayah yang berkaitan dengan aspek ideologi, ekonomi, politik, sosial budaya, hankam dalam perspektif ketahanan nasional, dan hasil dari SSDN nantinya dapat segera dikaji dan ditindaklanjuti oleh Pemerintah sebagai pembuat kebijakan. Jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI. M. Zamroni turut memaparkan situasi dan kondisi umum wilayah DIY dan Karesidenan Kedu. Danrem 072/Pmk mejelaskan bahwa tugas pokok korem 072/Pamungkas hanya ada Pertempuran dan Pembinaan Teritorial. Ucap Brigjen TNI M Zamroni.
Bigjen TNI Zamroni juga menambahkan gambaran tentang kondisi wilayah Yogyakarta yang berkaitan dengan aspek ideologi, ekonomi, politik, sosial budaya, hankam dalam perspektif ketahanan keamanan nasional yang berada di wilyah DIY, serta permasalahan yang ada dimana payung hukumnya belum ada, Terang Danrem 072/Pmk.
Selanjutnya acara dilanjutkan paparan oleh Danlanud Adisupcito, dan paparan Danlanal Yogyakarta yang diwakili oleh Palaksa Lanal Yogyakarta.
Dalam akhir acara tersebut dilanjutkan penyerahan cinderamata dan foto bersama didepan halaman Korem 072/Pamungkas.
Kegiatan tersebut diawali sambutan Gubernur Lemhanas RI yang dibacakan oleh Mayjen TNI Sonhadji, S.I.P., M.M. selaku Tenaga Pengkaji Bidang Geostrategi dan Tannas Lemhanas RI yang juga sebagai pimpinan rombongan.
Dalam sambutannya Gubernur Lemhanas RI menyampaikan Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Dikreg Angkatan LIX Th. 2019 Lemhanas RI merupakan salah satu program kegiatan yang dirancang untuk memberikan kesempatan kepada para peserta guna mempelajari, memahami dan mengkaji potensi serta berbagai permasalahan yang dihadapi daerah dari aspek kesejahteraan dan keamanan. Dengan harapan dapat mengetahui pembangunan nasional dan ketahanan nasional serta permasalahan-permasalahan yang dihadapi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Para Peserta Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LIX Lemhanas diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran tentang bagaimana memahami dan menyikapi situasi dan kondisi serta dinamika kehidupan masyarakat yang akhir-akhir ini berubah dengan cepat, serta dapat memberikan solusi penanganan sampai ke akar permasalahan.
Diharapkan melalui program SSDN ini peserta PPRA LIX Lemhanas ini dapat memperoleh gambaran tentang kondisi wilayah yang berkaitan dengan aspek ideologi, ekonomi, politik, sosial budaya, hankam dalam perspektif ketahanan nasional, dan hasil dari SSDN nantinya dapat segera dikaji dan ditindaklanjuti oleh Pemerintah sebagai pembuat kebijakan. Jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI. M. Zamroni turut memaparkan situasi dan kondisi umum wilayah DIY dan Karesidenan Kedu. Danrem 072/Pmk mejelaskan bahwa tugas pokok korem 072/Pamungkas hanya ada Pertempuran dan Pembinaan Teritorial. Ucap Brigjen TNI M Zamroni.
Bigjen TNI Zamroni juga menambahkan gambaran tentang kondisi wilayah Yogyakarta yang berkaitan dengan aspek ideologi, ekonomi, politik, sosial budaya, hankam dalam perspektif ketahanan keamanan nasional yang berada di wilyah DIY, serta permasalahan yang ada dimana payung hukumnya belum ada, Terang Danrem 072/Pmk.
Selanjutnya acara dilanjutkan paparan oleh Danlanud Adisupcito, dan paparan Danlanal Yogyakarta yang diwakili oleh Palaksa Lanal Yogyakarta.
Dalam akhir acara tersebut dilanjutkan penyerahan cinderamata dan foto bersama didepan halaman Korem 072/Pamungkas.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)























